Syaikh Husnin Muhammad Makhluf di kitab al-Adillah asy-Syar’iyyah menjelaskan: “Tidak pernah ada penukilan yang sampai kepada kita bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu duduk di tengah-tengah para sahabatnya, berjalan di jalanan, berkhutbah, atau berperang dalam keadaan kepala terbuka tanpa mengenakan sorban atau peci. Lanjutkan membaca Indahnya Mengenakan Peci→
Bencana alam dan berbagai musibah terus datang bertubi-tubi di seluruh penjuru dunia. Sebagai contoh, gelombang tsunami tinggi yang menghancurkan bangunan-bangunan mewah, gedung-gedung tinggi, dan merobohkan semua benda yang menghalangi jalannya. Lanjutkan membaca Anda Salah Satu Penyebabnya?→
Ungkapan indah para ulama pendahulu ketika mendefinisikan sebuah kata sering kita dapatkan di kitab-kitab mereka. Definisi IBADAH menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah begitu dekat di telinga kita. Demikian pula arti ILMU menurut Ibnul Qayyim rahimahullah juga begitu sering kita mendengarnya. Lanjutkan membaca Pandai dan Kaya Menurut Imam asy-Syafi’i→
Kita mengetahui bahwa perbuatan dosa dan maksiat sangat berbahaya bagi seorang hamba. Bahaya dosa bagi hati bagaikan pengaruh racun bagi tubuh. Tingkat pengaruhnya tergantung dari macam dan jenis racun maksiat yang dilakukan. Lanjutkan membaca Kepada Siapa Engkau Bermaksiat?→
Sebagaimana kita ketahui bahwa qoilulah adalah sunnah. Apabila kita meneliti lebih mendalam, maka terdapat beberapa keutamaan sunnah qoilulah yang bersumber dari al-Qur’an, as-Sunnah, dan riwayat para sahabat Rasulullah. Lanjutkan membaca Keutamaan Qoilulah→
Sebagian orang mengira tidur sejenak di siang hari merupakan kebiasaan pemalas. Sebab orang malas akan lebih cenderung untuk menghabiskan waktu luang dengan tidur dan istirahat dari pada memanfaatkannya untuk beraktivitas, bekerja, atau menyelesaikan tugas. Lanjutkan membaca Indahnya Sunnah Qoilulah→
Imam adz-Dzahabi rahimahullah menceritakan bahwasanya pernah ada suatu perjalanan (rihlah) yang mengumpulkan empat orang ulama yang sama-sama bernama Muhammad: Muhammad bin Jarir ath-Thobari, Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah, Muhammad bin Nashr al-Marwazi dan Muhammad bin Harun ar-Ruyani rahimahumullah jami’an. Lanjutkan membaca Kisah Empat Ulama Bernama Muhammad→