Macam-Macam Sedekah

Sebagian orang mengira bahwa sedekah hanya terbatas pada harta. Padahal, apabila kita menelusuri hadis-hadis Nabi shallallahu alaihi wa sallam seputar sedekah, niscaya kita akan dapati bahwa sedekah mencakup segala perbuatan yang makruf.

 

Rupa Warna Sedekah

Di bawah ini kami sebutkan dengan singkat beberapa macam sedekah yang telah disampaikan oleh Nabi mulia Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Semoga bermanfaat.

  1. Sedekah dengan harta
  2. Ucapan tasbih (subhanallah)
  3. Ucapan takbir (Allahu Akbar)
  4. Ucapan tahmid (alhamdulillah)
  5. Ucapan tahlil ( laa ilaaha illaAllah)
  6. Amar makruf (memerintahkan kepada yang baik)
  7. Nahi munkar (melarang dari perbuatan munkar)
  8. Menyalurkan syahwat di tempat yang halal
  9. Mendamaikan dua orang yang berselisih
  10. Membantu seseorang menaiki kendaraannya
  11. Mengangkatkan barang seseorang ke atas kendaraannya
  12. Kalimat yang baik
  13. Setiap langkah menuju shalat
  14. Menyingkirkan gangguan dari jalan
  15. Tersenyum di hadapan saudara

 

Setiap Yang Makruf Sedekah

Hingga akhirnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengatakan:

كُلُّ مَعْرُوْفٍ صَدَقَةٌ

Setiap yang makruf adalah sedekah. (HR. Muslim)

Maksudnya, akan dihitung sebagai sedekah dari sisi pahalanya. (Syarh an-Nawawi ‘alaa Muslim)

 

Larangan Meremehkan Hal Makruf

Ulama menjelaskan bahwa makna makruf adalah segala amalan yang baik yang dilihat dari sisi Syari’at dan akal. Kita dilarang untuk meremehkan perbuatan yang makruf meskipun terlihat sepele.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

Janganlah sedikitpun engkau meremehkan perbuatan yang ma’ruf meskipun sekedar tersenyum ketika bertemu dengan saudaramu. (HR. Muslim)

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata seraya memberi nasihat kepada para wanita muslimat:

يَا نِسَاءَ الْمُسْلِمَاتِ، لاَ تَحْقِرَنَّ جَارَةٌ لِجَارَتِهَا وَلَوْ فِرْسِنَ شَاةٍ

Wahai para wanita muslimat, janganlah sekali-kali seorang tetangga meremehkan pemberian untuk tetangganya meski hanya berupa tulang yang memiliki sedikit daging. (HR. al-Bukhari dan Muslim)

 

Di Antara Cerita Di Sekitar Kita

Ada seorang yang kami dahulu belajar agama kepada beliau hafizhahullah. Suatu ketika beliau membawa beberapa botol kecil -berukuran tidak sampai 3 ml- yang berisi minyak wangi beberapa aroma. Tanpa malu dan ragu beliau membagikan kepada murid-murid beliau yang sudah pada dewasa dan menjadi para pengajar. Tampaknya tak bernilai namun beliau tidak memedulikannya. Dengan hadiah sederhana tersebut, bertambahlah kasih sayang kami kepada beliau -semoga Allah menjaganya-.

Bila musim haji telah tiba, sebagian warga Arab Saudi berlomba-lomba dalam memuliakan tamu Allah azza wa jalla. Yang pernah kami alami, di tengah perjalanan kami singgah di pom bensin untuk menunaikan shalat maghrib dan isya. Selepas itu, tampak ada warga pribumi Arab Saudi yang memanggil kita. Ternyata beliau hendak membagi-bagikan kayu siwak kepada kita.

Ada juga yang mengajak orang-orang agar singgah di tendanya guna menyeruput hangatnya teh atau kopi Arab. Subhanallah, tanpa malu dan ragu mereka berbagi rezeki. Mungkin tampak sederhana, namun di balik itu ada pahala dari Allah bagi orang yang mengerjakannya.

Dan masih banyak cerita lainnya yang kita bisa mengambil limpahan pelajaran darinya.

Akhir kata, semoga kita diberi taufik dan kemudahan untuk mengamalkan hal makruf dan membiasakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *